Home » Nasional » Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto Meninjau Lokasi Terdampak Longsor di Kabupaten Sukabumi

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto Meninjau Lokasi Terdampak Longsor di Kabupaten Sukabumi

π™π™šπ™™π™–π™ π™¨π™ž | Kali
Senin, 11 Desember 2023 02:48 WIB
FB_IMG_1702280696080

 

JAWA BARAT I angkatanbersenjata.co.id

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, S. Sos., M.M. beserta jajaran, meninjau lokasi terdampak longsor di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Kamis (7/12). Lokasi yang dituju ialah Desa Bencoy Kecamatan Cireunghas yang terdampak longsor pada Jumat (1/12) yang lalu.

Untuk menuju ke lokasi, dirinya beserta rombongan harus menggunakan sepeda motor dan dilanjutkan berjalan kaki, karena jalan yang dilalui tidak memungkinkan diakses menggunakan mobil.

Pada lokasi ini terdapat lima rumah alami kerusakan berat hingga ringan yang membuat penghuninya mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman. Hingga kini masih terdapat 21 unit rumah warga yang terancam terdampak longsor jika curah hujan tinggi terjadi lagi.

Selain berdampak pada rumah warga, longsor juga sebabkan kerusakan pada areal persawahan seluas satu hektar dan satu unit bak penampungan air. salah satu jalan desa amblas kurang lebih 50 meter serta 40 meter saluran air bersih turut terdampak.

Suharyanto saat meninjau berkata, kedatangannya untuk melihat langsung dan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak longsor.

Mengingat pemerintah daerah setempat sudah menetapkan status darurat, kedatangannya pun tidak hanya dengan tangan kosong, dirinya juga turut membawa bantuan dukungan operasional penanganan bencana berupa berupa dana siap pakai sebesar 250 juta rupiah dan dukungan operasional berupa peralatan dan logistik penanganan darurat antara lain tenda pengungsi 3 unit, sembako 200 paket, dan velbed 100 unit.

Setelah meninjau lokasi, Suharyanto mengungkap kondisi lokasi yang secara pandangan mata dapat dibilang lokasi tersebut memungkinkan terjadi longsor kembali di kemudian hari. Hal ini dikarenakanan pada penghujung tahun 2023 dan awal tahun 2024 bedasarkan prakiraan BMKG curah hujan sangat lebat. Kondisi lahan di atas (lokasi terdampak) jika diguyur hujan deras mungkin akan terjadi lagi.

Suharyanto pada kesempatan tersebut juga memimpin rapat koordinasi dengan Wakil Bupati Sukabumi, Danrem dan Kapolres serta perwakilan Forkopimda se-Kabupaten Sukabumi, bertempat di Kantor Kecamatan Cireunghas.

Salah satu upaya yang paling ampuh untuk masyarakat yang tinggal di lokasi rawan bencana antara lain relokasi ke tempat lebih aman. Suharyanto menyebutkan sudah ada permintaan relokasi yang disampaikan oleh Wakil Bupati dan BNPB akan menindaklanjutinya.Β 

Dirinya menjelaskan, relokasi dilakukan untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.

Suharyanto berharap pemerintah daerah untuk segera melakukan upaya relokasi dengan dasar kajian pada lokasi terdampak dari pihak terkait dan menyediakan tempat relokasinya, BNPB akan terus mendukung upaya tersebut.

 

Rekomendasi

Berita Terbaru

Blue and Green Geometric Illustrative Influencer Tips Poster

Terpopuler

Terbaru

Pengunjung

Redaksi sedang online: 0

Pengunjung hari ini: 11

Kemarin: 24

Jumlah pengunjung: 7,907

TNI & POLRI